Foamy Conversation When Stomach Calls

Maknyus

Rasa-rasanya pikiran saya akhir-akhir ini gak jauh-jauh dari makanan (Tulisan saya dimana-mana lama kelamaan isinya juga gak jauh-jauh dari makanan :D). Kayak tadi siang. Ada temen nulis apaaa di fesbuk ujung-ujungnya malah komennya nyambung ke makanan. Haduh, jadi pengen bebek sambel korek lagi. Bayangkan, sebuah malam yang dingin di musim ujan, ngadepin piring dengan nasi putih mengepul, sepotong bebek yang digoreng kering yang baru saja diangkat dari pengorengan, dan lengkap dengan secawan sambel korek yang aduhai rasanya. Pedas dan spicy, sampai bulir-bulir keringat menetes dari ubun-ubun diiringi desisan mulut kepedesan. Waaahh.. Sensasinya itu lho, sampai-sampai cuman sekedar membayangkannya aja saya sampai ngiler..

Dsc_0774

Bebek goreng sambel korek langganan saya di Jl. Raya Gandul, Cinere. Lupa nama tempatnya. Tapi rasa bebek dan sambelnya gak kalah sama Bebek H. Slamet. Maknyoss!

Advertisements

2 comments

  1. okky puspitasari · · Reply

    oiiii mas faniii mah makan muluuuu ayooo sini ke surabaya nanti aku traktir bebebebekkk~ haha

  2. Anjas Fanikovsky · · Reply

    maklumlah nok.. lg dlm masa pertumbuhan nih =))iya ni, dr dulu pengen wisata kuliner di surabaya. kapan yaaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: