What A Wonderful World

Dulu saya sering make nada sambung pribadi untuk nomor ponsel saya. Iseng aja, sekedar ngasih hiburan buat orang-orang yang mau nelfon. (Halah, kayak banyak yang nelpon aja :p) Sekarang-sekarang sih udah males pake nada sambung semacem itu. Sayang aja buang-buang beberapa ribu pulsa buat bayar biaya bulanannya 😀 Nah, salah satu lagu yang pernah saya pakai sebagai nada sambung pribadi adalah “What A Wonderful World” milik Louis Armstrong. Dan saya masih ingat waktu itu beberapa teman yang pernah mendengarkan nada sambung pribadi itu suka komentar yang menyebalkan: “Lagu apaan seh? Gak jelas…” atau “Woi, apaan nih? Kagak ada lagu yang kerènan dikit apa?” Ayolah guys, emang gak pernah denger? Lagu keren ini mah. Biarpun jadul tapi punya makna yang mendalam. Coba aja dengerin.

Louis Armstrong, yang juga memiliki nama samaran Satchmo, semasa hidupnya dari tahun 1901 hingga 1971 dikenal sebagai musisi jazz yang piawai. Tidak hanya sebagai penyanyi, namun juga sebagai pemain trumpet, band leader, juga sekaligus sebagai entertainer yang dicintai banyak orang. Satchmo pula lah yang dikenal banyak mengembangkan style swing, yang kemudian menjadi dasar dari kebanyakan musik jazz dan RnB saat ini. Juga jangan lupakan pula jasanya dalam mengembangkan bentuk dasar improvisasi dalam musik jazz.

Kontras sekali dengan kehidupan awalnya yang didera kemiskinan dan bahkan tidak sempat mengenyam pendidikan di bangku sekolah menengah, Louis Armstrong menuai kesuksesan dalam karir musiknya dan kemudian menjadi semacam duta tak resmi bagi Amerika dalam bidang musik. Dalam perjalanan karirnya Louis Armstrong telah tampil di berbagai belahan dunia dan mengeluarkan banyak hits seperti “Mack The Knife”, “Hello Dolly”, “Blueberry Hill”, “When You Wish Upon a Star”, dan juga tentu saja “What A Wonderful World”.

Nah, bicara tentang “What A Wonderful World”, lagu ini menjadi menarik untuk dibahas karena dalam pemahaman saya seolah-olah di dalam lagu ini Louis Armstrong mengajak kita untuk senantiasa memandang dunia dari sisi positif, memandang dunia dengan penuh rasa optimis, seburuk apapun keadaan nyatanya. Sekarang coba bayangkan. Semasa Louis Armstrong hidup, rasisme hidup begitu subur di Amerika. Adanya rasisme menyebabkan warga kulit hitam—tak terkecuali Louis Armstrong—kehilangan banyak haknya di ruang publik. Warga kulit hitam dibedakan dengan warga kulit putih hanya untuk sekedar menikmati fasilitas umum, bahkan warga kulit hitam juga diburu dikejar-kejar untuk kemudian dibunuh—seperti yang dilakukan oleh organisasi teror Ku Klux Klan (KKK). Pendek kata, saat itu warga kulit hitam tak lebih dari hanya sekedar warga negara kelas kambing, dan saya yakin ini bukanlah hal yang menyenangkan bagi para warga Afro-American tersebut. Tapi secara kontras, Louis Armstrong malah berkata-kata dalam lagunya:

I see trees are green, red roses too..

I see them bloom for me and you..

And I think to myself:

“What a wonderful world…”

Wah, bagi saya ini sesuatu yang luar biasa..

Nah, kalau kita lihat kondisi dunia saat ini yang acakadut—perang di satu sisi, ketimpangan sosial merajalela, kejahatan menggila, bencana alam mendera, terorisme dimana-mana, belum lagi kekerasan antar umat beragama—lantas timbul pertanyaan skeptis: “Masihkah dunia dapat menjadi tempat tinggal yang indah dan nyaman bagi kita semua?”, mari kita dengarkan lagi kata-kata Louis Armstrong:

The colours of the rainbow so pretty in the sky

Are also on the faces of people going by

I see friends shaking hands, sayin’ “how do you do?”

They’re really sayin’ “I love you”

I hear babies cryin’, I watch them grow

They’ll learn much more than I’ll ever know

And I think to myself: “what a wonderful world”

 

Catatan: Tulisan ini pernah dipublikasikan di blog friendster saya pada 18 Desember 2006. Telah diedit seperlunya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: