Sendiri

sendiri berjalan ditengah malam nan sepi 

kian jauh melangkah semakin gelisah.

sendiri termenung di larut malam nan hening

hatiku s’makin gundah oh mata membasah.

bayu dingin lalu dan bintang mengedip sayu

rembulan menyuram tiada terbayang harapan…

sendiri melangkah di jalan remang membisu

kunanti engkau sinar bersama sang fajar…


“Sendiri”, dipopulerkan oleh Chrisye. Ciptaan Guruh Soekarno Putra. Bagian dari album Chrisye berjudul sama produksi tahun 1984. Lagu yang sudah lama saya cari-cari dan baru-baru ini saja secara kebetulan saya temukan di postingan teman di salah satu jejaring sosial. Konyolnya, saya baru nyadar kalau ternyata saya mengenal kaset album ini sebagai salah satu album di rak-rak kaset jadul milik ayah saya di rumah.

Lagu ini terdengar begitu muram dan kelam. Terlebih lagi dengan iringan arpeggio piano Addie MS yang emosional. Yang jelas, lagu ini sedang mengendap di kepala saya dan terngiang terus dalam benak. Karena–yah–itulah yang sedang saya rasakan sekarang.
Sendiri.

 

Chrisye_-_Sendiri.mp3
Listen on Posterous

Chrisye_sendiri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: